Rabu, 20 Maret 2019

Maret 20, 2019

Maharis Clinic Klinik Estetika Terdepan di Jakarta


Memasuki Tahun Ke-7, Maharis Clinic Memperkuat Posisinya Sebagai Klinik Estetika Terdepan di Jakarta Melalui Kualitas, Kenyamanan, dan Eksklusivitas

Perayaan pencapaian tahun ketujuh membuktikan perkembangan Maharis Clinic sebagai salah satu klinik kecantikan yang paling berkembang di Jakarta.


Maharis Clinic juga memperkenalkan inovasi terbaru dalam bentuk produk kecantikan, Maharis Beauty.

Industri estetika dan kesehatan di Indonesia terus mengalami perkembangan yang signifikan. Kementerian Perindustrian Indonesia mencatat perkembangan sebesar 20% terhadap industri kecantikan dan kosmetika di tahun 2018 ini, atau lebih dari 4x pertumbuhan di tahun 2017.

Kesadaran untuk berpenampilan menarik, serta perkembangan teknologi, dan media sosial menjadi faktor penting yang membuat perawatan kecantikan menjadi kebutuhan utama baik wanita maupun pria di kota besar, terutama Jakarta. Tak mengherankan bila permintaan untuk klinik kecantikan yang terpercaya dan mutakhir semakin meningkat.


Maharis Clinic, sebuah klinik estetika dan kesehatan yang berdiri sejak 2012, membuktikan eksistensinya sebagai salah satu klinik terdepan yang menyediakan solusi medis untuk permasalahan kecantikan yang berkaitan dengan dermatologi kosmetik.

Maharis Clinic telah membuktikan bahwa kualitas, kenyamanan, dan eksklusivitas menjadi keunggulan yang membuat tingginya kepercayaan pelanggan terhadap konsultasi dan perawatan yang ditawarkan.


Dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-7, Maharis Clinic memperkenalkan inovasi terbaru di dunia kecantikan yaitu Maharis Beauty, sederet produk kecantikan yang telah dikurasi melalui riset dan perkembangan yang dilakukan oleh tim Maharis Clinic.

Rangkaian produk ini diluncurkan sesuai dengan permintaan dan masukan dari para pelanggan dan kebutuhan masyarakat yang menginginkan produk kecantikan lokal yang tidak hanya berkualitas tinggi, namun juga memenuhi standar dermatologi terpercaya.


Berbicara dalam perayaan ulang tahun ke-7 Maharis Clinic, dr. Kevin Maharis, Direktur Medis Maharis Clinic mengungkapkan, ”Selama tujuh tahun Maharis Clinic melayani para pasien, kami percaya bahwa hasil perawatan yang optimal hanya dapat dicapai saat dokter dan pasien bekerja sama dalam menyelaraskan perawatan estetika dan pola hidup sehat sebagai bagian dari gaya hidup pasien.

Di Maharis Clinic, kami juga memberikan konsultasi menyeluruh terhadap pasien dengan solusi yang sesuai pola hidup dan kebutuhan estetika mereka. Rasa nyaman dan kepercayaan itulah yang kami terapkan dalam melayani mereka.”

Perawatan Estetika yang Mutakhir

Dalam perjalanannya sebagai klinik kecantikan terdepan di Jakarta, Maharis Clinic terus meningkatkan fasilitas perawatannya sesuai dengan perkembangan jaman. Adapun perawatan yang disediakan diantaranya:

• Neuromodulator; bekerja dengan merelaksasi otot yang ditargetkan dan mengurangi kerutan.
• Hyaluronic Acid Fillers; memberikan kelembapan dan volume dalam kulit.
• Platelet Rich Plasma; memperbaiki tekstur kulit yang tidak rata akibat bekas jerawat, pori-pori besar, serta merangsang kolagen dan pertumbuhan rambut dari darah pasien sendiri yang diolah langsung.
• Laser & Light; mengatasi masalah dermatologi kosmetik, seperti pembuluh darah yang melebar, tekstur wajah yang tidak merata, pigmentasi, jerawat, pori-pori, stretch marks, dan garis halus.
• Ultheraphy; mengencangkan dan mengangkat kulit, serta stimulasi jaringan kolagen tanpa
merusak lapisan permukaan kulit.
• Coolsculpting; mengeluarkan lemak secara alami dari tubuh dengan teknologi dingin tanpa
bedah.
• Skin Cocktail; perawatan kesehatan kulit ini terdiri dari terapi vitamin, ozone, dan antioksidan.
• Maharis Skin Care; serangkaian produk pencerah & anti penuaan yang diformulasikan khusus untuk kulit Asia di iklim tropis.

Perawatan yang lebih ringan seperti facial, eyebrow embroidery, lash lift juga dapat dilakukan dalam Maharis Beauty Lounge yang terdapat di setiap Maharis Clinic.

Maharis Clinic memiliki dua tempat yang terletak di wilayah strategis di Jakarta:

Maharis Clinic at Setiabudi
Jl. Malabar no.19 Guntur,Kecamatan Setiabudi,
Jakarta Selatan
(+62 21) 837-83-168

Maharis Clinic at Barito
Jl. Barito II no.5 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
(+62 21) 729-96-66 | (+62 21) 729-97-77 | (+62 21) 729-98-88

KLINIK KECANTIKAN YANG TECHNOLOGY-SAVVY

Perkembangan teknologi memiliki peranan yang penting bagi pencapaian Maharis Clinic. Mengikuti tren teknologi terbaru menjadi salah satu strategi bagi Maharis Clinic untuk memberikan informasi terbaru bagi masyarakat terutama tentang estetika.


“Dalam menjangkau para pelanggan, kami juga menggunakan teknologi yang efektif, seperti media sosial. Informasi secara aktif kami berikan melalui website, Instagram, dan channel YouTube Maharis Clinic,” tambah dr. Kevin.

Tentang Maharis Clinic

Maharis Clinic adalah klinik estetika dan kesehatan yang menyediakan solusi medis untuk permasalahan pada area wajah, tubuh, rambut dan penuaan serta kondisi lainnya yang berkaitan dengan dermatologi kosmetik.

Minat besar Maharis Clinic terhadap estetika dan kesehatan terus memberikan semangat untuk kami menjadi tim dokter terbaik & terpercaya dalam bidang kosmetika medis sejak tahun 2012.

Maharis Clinic percaya bahwa untuk mencapai hasil perawatan yang optimal hanya dapat dicapai saat dokter dan pasien bekerja sama dalam menyelaraskan perawatan estetika dan pola hidup sehat sebagai bagian dari gaya hidup pasien.

Website: www.maharisclinic.com
Instagram: @maharisclinic
YouTube: Maharis Beauty

PR Contact:
Zeno Indonesia
Nedy Prasetiyo (Nedy.Prasetiyo@zenogroup.com)
+628111078030

Rabu, 30 Januari 2019

Januari 30, 2019

Club Med Bali Buka Program Liburan Keluarga


Club Med Bali Meluncurkan Program Liburan Keluarga Menakjubkan untuk Membangun Ikatan Keluarga yang Bermakna

Mengantisipasi meningkatnya kebutuhan keluarga-keluarga generasi baru di seluruh dunia, Club Med, pelopor terkemuka liburan all-inclusive premium, meluncurkan program ambisius dan inovatif yang meredefinisi konsep liburan keluarga untuk tahun-tahun yang akan datang.

Berdasarkan penelitian mendalam di seluruh dunia tentang perilaku perjalanan dan liburan serta motivasi wisatawan milenial, program Amazing Family Club Med akan menyapa Asia dengan Club Med Bali sebagai tujuan berikutnya, menawarkan pengalaman tak terlupakan untuk terhubung kembali dan menciptakan ikatan abadi bersama keluarga.

Sebagai pelopor liburan all-inclusive premium, Club Med memiliki sejarah panjang dalam memberikan pengalaman Perjalanan Transformatif.


Pada tahun 1967, Club Med mengubah pengalaman perjalanan keluarga dengan memperkenalkan Mini Club pertama yang bertujuan memberikan kegiatan liburan yang menarik bagi anak-anak. Program ini telah teruji oleh waktu dan memberi solusi komprehensif liburan keluarga yang mencakup kamar-kamar interkoneksi dan penawaran khusus 'penyambutan bayi'.

Program Amazing Family memperhitungkan kebutuhan yang berkembang dari keluarga milenial yang mendambakan pengalaman perjalanan transformatif yang bermakna yang tidak hanya membawa mereka lebih dekat tetapi memungkinkan mereka untuk tumbuh sebagai individu setelah liburan berakhir.

Amazing Family di Club Med Bali

Mulai 15 Januari 2019, keluarga yang berlibur di Club Med Bali akan bisa berpartisipasi dalam beragam aktivitas menarik yang menawarkan kenangan nan tak terlupakan dan pikiran yang segar saat kembali dari liburan.


Aktivitas yang dikemas dalam program ‘Amazing Family’ ini merupakan bagian dari paket all-inclusive yang ditawarkan raksasa liburan asal Prancis kepada para tamu Club Med Bali. Anda dapat mengharapkan ‘5 Waktu Istimewa’ yang didesain secara khusus bagi pengunjung keluarga agar dapat memberikan kegiatan-kegiatan yang seimbang satu sama yang lain, sehingga pada akhirnya hubungan antar anggota keluarga dapat erat kembali.

Untuk memulai, keluarga dapat menantikan ‘Time To Move’, di mana mereka akan bermain olahraga seperti Soccer Bumper dan Olympic Games yang terdiri atas bermacam kegiatan yang klasik sekaligus inovatif.


'Time To Play' mengajak keluarga untuk memutuskan diri dari perangkat digital dan bersenang-senang sebagai keluarga dengan berbagai kegiatan yang mengaktifkan indera mereka dengan permainan Giant Jenga dan Connect 5. Mereka juga akan belajar menyelaraskan diri dengan alam dan lebih sadar akan kelestarian lingkungan melalui kelas memasak lokal dan membuat kerajinan layang-layang dari bahan yang dapat didaur ulang di 'Time To Care', atau menyibukkan diri untuk mengeksplorasi harta terpendam warisan alam dan budaya Bali di 'Time To Quest', di sini mereka akan berkumpul dengan keluarga lain di Club Med Bali untuk berbagi momen yang luar biasa dan berinteraksi satu sama lain dalam sebuah petualangan perburuan harta digital. Tentu saja, tidak ada liburan keluarga yang lengkap tanpa sebuah perayaan. Di ‘Time To Celebrate’, pengunjung dapat bersenang-senang dalam Warna Keluarga pilihan mereka dan menikmati Pesta Busa, bersama dengan tamu resor lainnya.

Membimbing mereka melalui pengalaman keluarga, Club Med Bali telah menunjuk dua ‘Amazing G.Os yang berdedikasi yang akan membantu dalam hal kerajinan dan memfasilitasi momen keluarga yang berharga dan untuk memperkuat ikatan keluarga.


Rovin Chendriah, Amazing G.O di Club Med Bali mengatakan, “Saya dan tim saya senang menjadi bagian dari program ‘Amazing Family'. Kami telah melihat banyak keluarga menikmati waktu mereka di Club Med Bali dan saya percaya dengan kegiatan baru ini, lebih banyak keluarga akan mendapat manfaat dari ikatan yang lebih kuat dengan keluarga mereka. Kami menantikan untuk mengumpulkan pengalaman-pengalaman ini untuk keluarga dari semua lapisan masyarakat.”

Program ‘Amazing Family’ sangat cocok dengan daya tarik Club Med terhadap demografis pertumbuhan milenial berorientasi keluarga. Berdasarkan survei milenial yang dilakukan oleh Club Med pada pertengahan 2017 di antara 4.500 pelancong milenial di Australia, Singapura, Jepang, dan Korea, perjalanan berorientasi keluarga semakin penting bagi Millenial, bahkan melampaui perjalanan solo, di mana milenial mengindikasikan bahwa mereka lebih banyak bepergian dengan keluarga mereka diikuti oleh pasangan dan kemudian teman. Ini termasuk 32% responden yang menikah tanpa anak, memperlihatkan pada pandangan yang lebih luas di kalangan milenial dari unit keluarga multi-generasi (orang tua, anak-anak dan kakek-nenek) daripada unit keluarga tradisional yang terdiri dari seorang ibu, ayah dan anak-anak. Survei juga menemukan bahwa 44% dari mereka sering bepergian karena keluarga mereka sebagai pendorong utama. Hasilnya memperlihatkan pada atribut-atribut dan perspektif yang berbeda yang unik bagi kaum milenial. Ini adalah kunci Club Med memberikan kondisi ideal bagi keluarga untuk menjalin dan memperdalam hubungan mereka.


“Saya menaruh kepercayaan besar terhadap pentingnya silaturahmi dan pembentukan ikatan yang tak lekang oleh waktu dalam keluarga. Program baru di Club Med Bali ini memberikan arti baru bagi pengalaman liburan keluarga dengan tak sekedar menambah kesenangan, tetapi juga membantu menciptakan kenangan yang akan membekas selama bertahun-tahun. Saya sangat bersemangat untuk menyambut kesuksesan program ini dan tak sabar menunggu kedatangan keluarga dari belahan dunia untuk berbagi pengalaman unik ini bersama,” ujar Xavier Desaulles, CEO of Club Med – East and South Asia Pacific.

Club Med Bali

Matahari, tawa, keramah-tamahan, serta ragam jamuan yang lezat menunggu Anda di tempat yang penuh warna-warna eksotis untuk liburan ala surgawi di Pulau Dewata, Bali. Buka mata Anda untuk melihat pengalaman paling menarik yang Bali dan Club Med Bali tawarkan, maka Anda akan menikmati sebuah hiburan penuh harmoni bagi seluruh keluarga.


Dengan banyaknya aktifitas yang ditawarkan, para tamu dimanjakan dengan pilihan- menyelam ke dalam petualangan luar ruangan dan dapatkan segala kebaikan alam; remajakan tubuh Anda; nikmati cita rasa otentik lokal dan kekayaan seni serta budaya yang Bali tawarkan.

Orangtua yang ingin beristirahat setelah hari yang penuh aktifitas bisa menghabiskan waktu di berbagai macam retret kesehatan yang ada di Club Med Bali, sementara anak-anak bisa bersenang-senang di Kids Club.


Anak-anak yang berusia 2 hingga 3 tahun dapat bersenang-senang di Petit Club Med dengan para G.Os terlatih. Sementara itu, anak-anak muda bisa menikmati aktifitas kreatif seperti seni dan kerajinan tangan, serta seni melukis wajah.

Anak-anak usia 4 hingga 10 tahun bisa bergabung dengan Mini Club Med dalam paket petualangan satu hari yang meliputi permainan beregu dan aktifitas luar ruangan seperti bola voli pantai dan Clean Art Planet yang ramah lingkungan, golf dan signatur Little Circus.


Anak-anak yang lebih dewasa usia 11 hingga 17 tahun bisa mencari teman baru di Junior Club Med dan menikmati olahraga mendebarkan seperti trapeze dan panahan.

Untuk informasi lanjut tentang Club Med Bali, kunjungi Laman Website Ini.

Program Amazing Family di Seluruh Dunia

Di seluruh penjuru dunia, Club Med akan membuka infrastruktur yang sudah disesuaikan untuk menyambut keluarga besar (orang tua, anak-anak, kakek nenek) yang berlibur bersama. Di Musim Dingin 2018-2019, Club Med akan membuka Aquamarina di Club Med Cancun, Meksiko. Wahana ini terdiri dari 60 unit untuk keluarga dan kolam renang yang didesain khusus untuk anak-anak.


Para tamu yang datang ke Club Med Pointe aux Canonniers di Mauritius bisa menikmati kolam renang khusus untuk permainan air, di mana keluarga besar bisa bersenang-senang.

Meniru kesuksesan restoran Grand Massif Samoens Morillon, Bread and Co akan dibuka di Club Med Les Arc Panorama di Prancis, dimana anak-anak bisa mengajak orangtuanya makan malam. Ruang keluarga juga tersedia di sana dan didesain khusus.


Club Med akan menawarkan kegiatan khusus untuk keluarga di beberapa resor, misalnya Club Med Kamarina di Sisilia, Club Med Sanya dan Guilin di China dan Club Med Marrakesh La Palmeraie di Maroko.

Club Med juga menawarkan program Friends Around the World dimana orangtua dan anak-anak bisa berbagi makanan dengan keluarga lain dari kalangan di sekitar resor Club Med – 6 resor di tahun 2018. Program ini akan dilakukan di 10 resor lain di seluruh dunia tahun ini.

Sebagai tambahan, Club Med juga menawarkan layanan keluarga tambahan seperti ruangan yang saling terhubung di resort dan layanan babysitting. Program Club Med Baby Welcome juga tersedia di seluruh resort keluarga di dunia, memudahkan orang tua muda untuk menikmati liburan mereka bersama dengan anak-anak.


Club Med telah bekerjasama dengan perusahaan mobilitas terkemuka Belanda, Bugaboo, untuk menyediakan kereta bayi, begitu juga dengan Bombol, Pop-up booster seat sebagai hadiah untuk waktu bebas-repot di Club Med Bali.

Layanan all in Club Med juga membuat perjalanan dengan bayi dan anak anda menjadi mudah, memberikan waktu yang mewah untuk menciptakan kenangan keluarga yang lebih indah. 

Program Amazing Family juga menjadi finalis untuk “BEST INNOVATION IN SERVICES IN ADDITION TO ACCOMMODATIONS” dalam Penghargaan Hotel Di Seluruh Dunia bulan lalu.

Untuk mengenal lebih dalam akan konsep keluarga, Club Med juga melakukan riset bersama dengan Harris Interactive untuk lebih mengerti kebutuhan keluarga generasi baru, terutama keluarga milenial.

Berdasarkan riset tersebut, milenial mewakili 24% dari populasi Perancis dan pengaruh ekonomi meraka akan lebih terasa – dengan demikian mereka memiliki daya beli yang lebih tinggi. 32% dari responden juga memiliki anak dan mereka menikmati aktivitas sebagai sebuah keluarga.

Liburan juga merupakan hal yang penting bagi keluarga milenial, dengan 25% dari mereka menghabiskan lebih dari 2000 euro per orang setiap liburan. Lebih lanjut, riset juga menunjukkan 26% dari mereka membuat keputusan setelah termotivasi oleh foto-foto indah di tempat destinasi.

Tentang CLUB MED

Club Med, didirikan pada tahun 1950 oleh Gerard Blitz, yang menemukan konsep liburan club all-in, menambahkan aktivitas-aktivitas terutama untuk anak-anak dengan menciptakan Mini Club pada tahun 1967.

Dengan semangat sebagai pelopor, Club Med mencari tujuan dan situs wisata yang luar biasa. Saat ini, Club Med merupakan penyedia paket liburan kelas atas all-inclusive terkemuka di dunia demgam sentuhan Perancis untuk keluarga dan pasangan.


Club Med mengoperasikan hampir 70 resor, dimana 85% diantaranya dinilai sebagai Koleksi Premium dan Eksklusif. Hadir di 30 negara di dunia, Grup ini memiliki karyawan lebih dari 23,000 Gentils Organisateurs (GOs) dan Gentils Employés (GEs) yang mewakili 110 negara.

Kontak Pers Club Med

Debbie Pereira,
Senior Account Manager
Tel: +65 9880 9848
Email: Debbie@righthook.com.sg

Nurhayati Ghani,
Account Executive
Tel: +65 8218 4422
Email: Nurhayati@righthook.com.sg

Kamis, 27 Desember 2018

Desember 27, 2018

Tips Siapkan Waktu Bunda Untuk Bersantai


Menjadi seorang ibu tidak ada hari liburnya. Setiap hari, ibu harus siaga memenuhi kebutuhan anak dan keluarga. Namun, bukan berarti ibu harus kelelahan dan lupa dengan dirinya sendiri ya.

Menjadi ibu harus bahagia, salah satunya dengan menyempatkan waktu untuk meliburkan diri dari aktivitas Bunda. Psikolog Saskhya Aulia Prima MPsi dari Tiga Generasi, mengatakan jika seorang ibu butuh memanjakan dirinya sendiri agar tetap happy.


"Semua ibu harus bahagia. Kalau kita bahagia otomatis pola asuh kita lebi optimal. Anak bisa well developed dan tentunya nggak marah-marah ke suami," kata Saskhya di acara BincangShoppe Vol. 10 'Surviving Modern Motherhood', di Tanamera Coffee, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (18 Desember 2018).


Meluangkan waktu untuk meliburkan diri dari aktivitas Bunda nggak susah lho, Bun. Cobalah beberapa hal berikut ini untuk membuat tubuh dan pikiran lebih relaks saat jenuh dengan urusan rumah.

1. Coba luangkan waktu

Namanya meliburkan diri dari aktivitas Bunda, Bunda perlu meluangkan waktu sejenak saja. Kata Saskhya meluangkan waktu 5 sampai 15 menit, cukup membuat seorang ibu bisa bernapas dengan lega.

"Setiap orang beda-beda, ada yang hanya menarik dan menghela napas dalam-dalam selama lima menit sudah happy. Ada juga yang lihat lampu warna-warni sudah happy," tutur Saskhya.

2. Cobalah mencari aktivitas yang paling baik

"Sebagai ibu, kita harus tahu dan memilih aktivitas meliburkan diri dari aktivitas Bunda yang paling baik. Kita harus menyesuaikan ekspektasi, kita tahu cara merumuskan meliburkan diri dari aktivitas Bunda sendiri," lanjut Saskhya.

Saskhya mengaku suka membaca jurnal, dari situ ia akan menemukan solusi dari masalah yang dihadapi. Saskhya bilang, Bunda juga bisa memilih kegiatan menyenangkan lainnya, misal hobi melukis, menyulam atau jalan-jalan.

3. Jangan malu cari bantuan

Terkadang ibu ingin melihat anaknya tumbuh dengan asuhannya sendiri. Tak ingin ada campur tangan selain dirinya dan keluarga. Hal tersebut bisa saja membebani pikiran.

"Kesannya kalau menjadi ibu harus serba bisa. Akhirnya, ibu tak punya meliburkan diri dari aktivitas Bunda. Padahal nggak semua ibu ada yang bisa handle sendiri, ada juga yang nggak. Menurut saya sah-sah aja kalau pakai pengasuh," kata Saskhya.

4. Jangan sampai tidak mengingatkan diri sendiri untuk liburan

Kalau suami sudah mengingat untuk meliburkan diri dari aktivitas Bunda, agar Bunda bisa tetap 'waras' segera lakukan ya, Bun. Hal sepele seperti ini, dapat mempengaruhi kebahagian diri dan keluarga.

"Jangan lupa untuk meliburkan diri dari aktivitas Bunda, seperti yang saya bilang tadi cukup lima sampai 15 menit saja. Lakukan aktivitas yang membuat hati senang," tutup Saskhya.
Desember 27, 2018

Alasan Bunda Tetap Harus Bercinta dengan Ayah


Untuk para pasangan suami istri yang statusnya menikah, apalagi dalam usia pernikahan yang lama, aktivitas bercinta alias having sex mungkin bisa terasa membosankan. Tapi jangan salah, berhubungan intim dengan suami punya beberapa keuntungan lho Bunda.

Dikutip dari Verywell Mind, pasangan yang lebih sering lakukan aktivitas seksual punya beberapa manfaat seperti menurunkan tekanan darah, mengurangi stres bahkan memengaruhi rendahnya tingkat perceraian.

"Melakukannya secara rutin tak cuma baik bagi kualitas hubungan berdua, tapi juga baik bagi kesehatan, khususnya bagi sistem respirasi, otot, dan kontrol kandung kemih".

Pakar Antropologi dari Rutgers University, Helen Fisher, PhD, mengatakan bahwa aktivitas seksual 'dirancang' untuk membuat pasangan merasa rileks dan tubuh pun menjadi sehat.


"Melakukannya secara rutin tak cuma baik bagi kualitas hubungan berdua, tapi juga baik bagi kesehatan, khususnya bagi sistem respirasi, otot, dan kontrol kandung kemih. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan antidepresan yang baik dan dapat memperbaharui energi," ujar Fisher.

Nah, berikut alasan lain bahwa Bunda memang perlu lakukan bercinta alias bercinta dengan Ayah tiap malam, seperti dilansir Huffpost dan Verywell Mind. Penasaran? Yuk, cek halaman selanjutnya, Bun.
Desember 27, 2018

Contohkan Cara Makan yang Baik Untuk Anak


Kebiasaan makan si anak dipengaruhi bagaimana Bunda menerapkan pola makan dan menyajikan menu makanan. Apa yang Bunda suguhkan dan bagaimana pengaturan pola makan anak sangatlah menentukan.

Kepala Divisi Perkembangan Anak, Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen FEMA IPB, dr. Ir. Dwi Hastuti, M.Sc, atau yang kerap disapa Tuti, mengatakan bahwa terdapat korelasi antara perhatian ibu dalam menyiapkan makanan dengan perilaku anak. Hal ini bisa memengaruhi pembentukan kebiasaan makan anak.

"Peran penting ibu dalam menentukan panganan aman dan sehat bagi anak telah dimulai sejak anak dalam kandungan. Selanjutnya, apa yang dikonsumsi ibu akan dikonsumsi pula oleh anak. Anak juga melihat pola, kebiasaan, serta tata cara makan ibu dan akan mencontohnya," kata Tuti dalam diskusi bertajuk 'Menu Aman Pilihan Ibu, Inspirasi Hidup Sehat Keluarga' di Kaum Resto.


Lebih lanjut, Tuti menerangkan, dengan memberi penjelaskan yang masuk akal serta melatih anak membuat pilihan sesuai kebutuhan, bukan makan tanpa rencana, bisa menumbuhkan kebiasaan makan yang baik. Terutama di musim liburan, di mana orang tua cenderung permisif atau serba membolehkan pada anak.

"Oleh sebab itu, makanan yang disajikan setiap hari sebaiknya beragam, mengandung gizi seimbang dan aman. Jangan hanya mengikuti kehendak anak," kata Tuti.

Selain itu, untuk menanamkan kebiasaan makan yang baik kepada anak, seorang ibu harus mampu memberikan keyakinan tentang baik dan tidaknya makanan. Anak sekarang itu kritis, yang dia mau itu Bunda harus bisa menjelaskan apa yang mengganjal baginya.

"Kamu tidak mau makan? Padahal ikan ini kaya protein, lemaknya bagus, omega 3, kenapa kamu nggak mau? Kalau baunya amis, ikan ini ibu olah dengan cara nggak amis, coba kamu taste dulu," ujar Tuti mencontohkan bagaimana menyikapi anak yang tidak mau makan.

Ketika anak sekolah, perilaku makannya juga terbentuk dari lingkungannya. Kita harus sering menanyakan kenapa anak tidak suka, kenapa nggak mau menghabiskan makanan. Tapi, ketika nggak dapat jawaban jangan langsung menghakimi, coba gali perasaan dan keinginan anak.

"Pandangi, puji anak, beri motivasi, sehingga anak memiliki kepercayaan diri, memiliki rasa cinta, ini juga salah satu cara agar anak memiliki kebiasaan makan yang baik," tutup Tuti.
Desember 27, 2018

Jangan Bingung Saat Anak Sebut Anu dengan "Burung"


Pada saat anak berada di usia 3 atau 4 tahun, beberapa di antaranya ada yang mulai sadar dengan perbedaan gender. Saat seperti ini, orang tua sudah bisa kok memberi edukasi seks dengan mengenalkan alat kelamin pada anak.

Psikolog dari Mayapada Hospital, Adisti F. Soegoto, MPsi, menyarankan saat mengenalkan alat kelamin ke anak, lebih baik dengan kata yang sebenarnya. Tujuannya, agar tidak timbul kebingungan pada anak.

"Misal nih, beberapa orang tua menyebut penis dengan 'burung'. Saat kakeknya pelihara burung maka anak beranggapan kakeknya pelihara penis, jadi ambigu kan? Burung itu hewan atau alat kelamin? Jadi, untuk mencegah kebingungan tersebut lebih baik sebut alat kelamin dengan kata sebenarnya," papar psikolog yang akrab disapa Adis ini.


Adis menambahkan, saat mengenalkan alat kelamin ke anak pun biasa saja, Bun. Nggak perlu takut-takut, ngomong pelan dan bisik-bisik atau omongannya harus disensor.

"Ya, layaknya kita sebutin anggota tubuh lainnya aja, antai aja nyebutnya ke anak. Penis sebut penis, vagina sebut vagina dan seterusnya. Sehingga anak terbiasa menyebut anggota tubuhnya dengan semestinya," tutur Adis.

Diharapkan, dengan begini anak menghormati anggota tubuhnya yang lain. Kemudian, anak tidak bercanda dalam menyebut alat kelamin. Toh, itu adalah bagian tubuh kita kan, Bun?

"Jadi bisa kita sampaikan ke anak, 'Alat kelamin kamu adalah bagian tubuh yang sama pentingnya dengan anggota tubuh kamu yang lain jadi kita harus menghargainya'" tambah Adis.

Adis sendiri mengenalkan alat kelamin pada buah hatinya sejak bayi. Waktu si anak ganti popok, Adis akan bilang, 'Nak, ini penisnya ibu bersihkan dulu ya biar bersih, nah sekarang bisa dipakai deh popoknya'. Ketika dari bayi sudah dibiasakan mendengar alat kelamin dengan nama sebenarnya, diharap saat beranjak besar anak nggak menganggap edukasi seks bukan hal tabu untuk dibicarakan.


"Jadi sampai sekarang, anak saya terbiasa dengan kata-kata ini. Kalau ada keluhan, anak jadi ngerti misal dia ngeluh penisnya sakit, ya dia bilang kalau penisnya sakit. Kan lebih enak didiskusikan, jadi ketika saya bawa anak ke dokter, dia juga bisa menjelaskan lebih deskriptif dan jelas. Ini juga menegaskan pada anak kalau alat kelamin tidak patut untuk dibawa dalam konteks bercanda," ungkap Adis.
Desember 27, 2018

Tips Bunda Untuk Bayi yang Butuh Susu Semalaman


Ketika memiliki anak pertama, saya termasuk yang kewalahan. Anak saya bisa dibilang termasuk tipe bayi yang minum ASI (Air Susu Ibu) semalaman. Sakit, ngantuk, dan lelah bercampur aduk deh. Kalau Bunda mengalami hal yang sama ada beberapa cara yang bisa dilakukan saat menghadapi situasi menyusui sepanjang malam kayak gini, Bun.

Dokter Anak Dr William Sears menuliskan dalam bukunya The Fussy Baby Book Parenting Your High-Need Child From Birth to Age Five bahwa minum ASI berkali-kali di malam hari merupakan ciri-ciri anak berkebutuhan tinggi, Bun. Maksudnya, anak tipe ini sejak bayi langsung menyatakan dengan jelas bahwa mereka membutuhkan lebih banyak ASI.


Kata William, tahap menyusui berkali-kali di malam hari akan berlalu seiring waktu. Bunda maupun si kecil suatu hari bisa tidur nyenyak sepanjang malam kok. Kalau Bunda jadi sangat kurang tidur dan itu memengaruhi aktivitas keesokan harinya, kesal dan hubungan dengan suami bisa memburuk. Makanya, perlu ada beberapa perubahan pada jadwal menyusui di malam hari.

Bahkan, kalau belum bisa membuat si kecil tidur nyenyak di malam hari, Bunda bisa membantunya mengurangi waktu minum ASI. Berikut cara-caranya:

1. Buat anak tidak meerasa lapar

Anak balita senang minum ASI, tapi mereka sangat sibuk di siang hari, sehingga lupa minum ASI. Atau bisa juga Bunda sangat sibuk sehingga lupa menyusui.

"Menambah waktu menyusui di siang hari dapat membantu payudara tidak terlalu menarik bagi bayi di malam hari," kata William.

2. Sentuhlah anak Bunda

William bilang, Bunda bisa menggendongnya dan susui lebih sering anak di siang hari. Kalau bayi sudah lebih besar, sangat mudah mengurangi jumlah sentuhan tanpa bayi menyadarinya.

"Banyak ibu yang menyatakan bahwa bayi dan balita menunjukkan peningkatan kebutuhan untuk minum ASI atau digendong tepat sebelum dia memasuki tahap perkembangan baru, seperti merangkak, berjalan, dijaga pengasuh bayi, dan lain-lain," katanya.

3. Bangunkan bayi dan beri minum agar tidak haus

Menurut William, lebih baik Bunda menyusui si kecil sampai kenyang sebelum bunda tidur. Dengan cara ini, tidur bunda akan sedikit terganggu dan semoga bunda bisa menikmati tidur.

Tapi, ini tak akan berhasil jika Bunda tak memiliki persedian ASI yang cukup untuk diberikan. Jadi, pastikan menjaga persediaan ASI.

4. Lakukan rutinitas yang sehat pada anak

Sekitar usia 18 bulan, lanjut William, anak sudah bisa paham kalimat sederhana. Bunda bisa membuat anak tidak mengharapkan ASI ketika bangun dengan mengatakan, "Kita akan minum susu lagi kalau Tuan Matahari muncul,".

Mengulang rutinitas juga bisa membuat anak paham dengan kesehariannya, Bun. Dalam hal ini, pembiasaan adalah hal yang penting.

"Ingat balita mencari sesuatu yang normal. Mereka ingin tahu standar tingkah laku apa yang diharapkan di rumah mereka," kata William.

5. Tawarkan minuman atau makanan pengganti

William mengatakan, bayi berkebutuhan tinggi tak mudah dibodohi dan mereka tak begitu saja menerima pengganti. Tetapi perlu dicoba. Merawat bayi itu tak selalu menyusui. Hormati pasangan dengan membagi tanggung jawab memberi si kecil susu di malam hari. Sehingga anak balita tak selalu menyusu di malam hari.

6. Jaga jarak tidur Bunda

Kalau saran di atak tak bisa mengurangi frekuensi menyusui si kecil, Bunda kayaknya perlu mengatur pola tidur anak. Bunda atau Ayah bisa menemani anak sebelum tidur atau ketika anak bangun dan ingin menyusu.

7. Bayi harus menjadi barometer

Gunakan tingkah laku balita di siang hari sebagai barometer apakah perubahan menyapih bayi di malam hari berhasil. Jika bayi jadi lebih tergantung dan merengek atau menjauh, anggap ini sebagai tanda untuk memperlambat tempo penyapihan di malam hari. Kata William, bayi akan lepas dari payudara ibu dan suatu haru akan tidur sepanjang malam.

"Tahap menyusui di malam hari bisa melelahkan dan ini akan berlalu seiring waktu. Kebiasaan si kecil akan berupan tapi cinta dan kenyamanan orang tua untul anak akan menetap selamanya," kata William.


Dr Helen Oddy, ahli gizi dan peneliti dari Telethon Institute for Child Research di Perth mengatakan, ibu sebaiknya jangan heran jika bayinya bisa menyusu sampai 12 kali dalam waktu 24 jam. Namun jika bayi sangat mengantuk dan sudah tidur dalam jangka waktu lama, maka cobalah membangunkan secara perlahan untuk disusui.

"Hal yang terpenting dalam menyusui adalah memberikan kedua payudara pada bayi dan bukan hanya salah satunya saja," ujar Helen.

Minggu, 12 Agustus 2018

Agustus 12, 2018

Posisi Seks Bunda Setelah Melahirkan


Banyak pasangan yang merasa kehidupan seksnya semakin hambar setelah punya anak. Wajar sih, karena keseharian Anda yang tadinya hanya berdua kini sudah disibukkan oleh kehadiran si malaikat kecil.

Dilansir dari Women’s Health Magazine, Mary Jane Minkin, M.D., spesialis kandungan (SpOG) sekaligus profesor ilmu reproduksi di Yale University School of Medicine, mengatakan bahwa rutinitas seks setelah melahirkan bisa berbeda. Selain karena bertambahnya anggota keluarga, melahirkan juga mengubah fisik — terutama perempuan — yang bisa menurunkan kepercayaan diri dan gairah seksual.

Agustus 12, 2018

Jangan Gunakan Cara Kencan Ini Bunda !


Setiap pasangan kekasih pastinya memiliki cara dan gaya kencan bunda dalam menunjukkan perasaan masing-masing. Apalagi dengan kecanggihan teknologi di zaman sekarang, membuat orang-orang lebih mudah mengekspresikan dirinya.

Tapi terkadang, gaya kencan yang dilakukan cenderung berlebihan bahkan bisa dikategorikan sebagai tindakan kurang pantas. Alhasil, banyak orang di sekitar yang melihatnya menjadi risih.

Senin, 04 Desember 2017

Desember 04, 2017

Waktu yang Tepat Berikan ASI Untuk Anak

Ini dia waktu yang tepat untuk berikan ASI
Ini dia waktu yang tepat untuk berikan ASI

Hai Bunda - Air Susu bunda merupakan minuman sekaligus makanan yang mengandung banyak nutrisi yang baik dan sempurna jika dikonsumsi semenjak bayi lahir hingga mencapai usia 6 bulan. Kandungan nutrisi yang dimiliki oleh ASI diantaranya yaitu lectalbumin, lemak sehat juga zat antibody yang bermanfaat melindungi bayi dari berbagai penyakit.

Baca Juga : Bapak Si Pelindung Ibu Menyusui

Disarankan sekali kepada wanita yang baru melahirkan agar memberikan sang bayi ASI secara eksklusif selama 6 bulan. ASI eksklusif ini baik bagi daya tahan tubuh si kecil agar tidak terserang penyakit. Banyak hal yang bunda harus perhatikan pada saat mengurus bayi.

Tidak terkecuali kapan waktu yang tepat untuk memberikan ASI pada bayi anda, diantaranya :

1. Setelah bayi dilahirkan. 


Pada saat bayi anda baru lahir, mungkin ASI yang diproduksi belum begitu lancar, namun itu tidak menjadikan masalah karena bayi akan menghisap sangat kuat sehingga proses produksi ASI dengan sendirinya lancar.

2. Berikan ASI saat bayi menangis


Dengan berjalannya waktu, bayi mulai terbiasa membuat waktunya sendiri dengan menyesuaikan diri dengan produksi ASI yang anda miliki. Pada saat inilah peran bunda sangat penting dalam menjaga pola makannya, ini disebabkan oleh pola makan dan asupan makan bunda sangat berpengaruh terhadap produksi ASI.

3. Berikan ASI lebih dari 6 bulan untuk menambah konsumsi makan terhadap si bayi.


4. Tetap berikan ASI walaupun sibuk bekerja. 


Anda dapat mensiasatinya dengan menyempatkan waktu untuk memompa sebelum anda berangkat dan menyimpannya dalam lemari es (freezer). Anda juga dapat melakukan cara lain, terpenting bayi tetap mengkonsumsi ASI sesuai dengan kebutuhannya.

Kewajiban yang mesti dilakukan oleh seorang bunda adalah memberikan ASI secara eksklusif terhadap anaknya. Apapun alasannya sang bunda berkewajiban untuk tetap menyusui bayinya, terkecuali jika memang sang bunda mempunyai masalah kesehatan pada payudayanya sehingga menghasilkan ASI. Cara yang baik dalam menyusui : cukup dengan 10 menit tapi tetap teratur Kebanyakan para bunda sering berlama-lama dalam menyusui bayi, hal itu bertujuan agar sang bayi kenyang, dan mudah tertidur.

Sekarang ada istilah yang menyebutkan baby led methode, metode ini adalah menyusui bayi dengan mengikuti keinginannya. Kebanyakan metode ini dilakukan oleh bunda muda. Namun metode ini juga belum menjadi yang terbaik untuk bunda dan bayi. Namun sebuah penelitian menyebutkan bahwa menyusui dengan waktu singkat namun tetap teratur justru efektif dalam menambah berat badan bayi.

Namun beberapa penelitian menyebutkan metode shortbreastfeed memiliki manfaat lebih banyak dengan hanya sekedar mengikuti keinginan bayi. Dengan memberikan ASI eksklusif 10 menit setiap kalinya, hal ini teryata membawa dampak yang baik bagi bayi. Berat badan bayi meningkat secara signifikan. Namun tidak semua bunda menyusui dapat menerapkan metode ini.

Ibu hamil membutuhakan hormon oktitosin yang dapat memacu ketenangan dan refleks yang membuat air susu menyebar dari sel payudara yang melewati pembuluh dan berakhir pada puting payudara ibu. Oktitosin ini akan terhambat apabila bayi menyusui dalam waktu yang lama. Pada penelitian itu juga dijelaskan jika bayi tidak mendapatkan ASI susulan (second breast) payudara bunda terasa sangat penuh setiap menyusui.

Rabu, 29 November 2017

November 29, 2017

Hamil Saat Bekerja, Simak Tips yang Harus Kamu Lakukan di Kantor

Hamil di kantor? Siapa Takut?!
Hamil di kantor? Siapa Takut?!

Hai Bunda - Kehamilan adalah berita yang sangat menggembirakan dalam sebuah keluarga. Tentu saja kabar gembira ini harus Kamu bagi pada suami atau anggota keluarga yang lain.

Apabila Kamu adalah seorang ibu muda yang tengah meniti karir dalam sebuah pekerjaan, seyogyanya Kamu juga mengabarkan kabar gembira tersebut kepada rekan kerja lain terutama pada atasan. Karena bagaimanapun juga akan ada banyak konsekuensi bagi ibu hamil muda dalam menjalankan pekerjaannya. Dan itu biasanya sangat terkait dengan masalah kesehatan baik dari ibunya sendiri maupun janin yang tengah dikandungnya.

Baca Juga : Persiapkan Diri Bunda Jelang Lahiran

Maka dari itu, Kamu harus segera menyampaikan kabar gembira itu kepada perusahaan. Karena ketika Kamu sedang hamil, tentu ruang gerak Kamu secara fisik tidak bisa semaksimal ketika Kamu sebelum hamil. Pertanyaannya kemudian adalah, bagaimana etika yang pantas menyampaikan kabar gembira ini kepada perusahaan, atau kepada atasan. Lalu bagaimana kinerja Kamu saat hamil yang tepat, yuk kita bahas di bawah ini.

1. Perhitungkan Waktu Persalinan


Mungkin jika Kamu menyampaikan kabar gembira ini kepada rekan kerja yang lain tinggal bilang saja kepada mereka sewaktu-waktu. Namun berbeda dengan atasan, Kamu harus pandai memilih waktu yang tepat agar kabar yang Kamu sampaikan tidak mengganggu pikiran atasan. Misalnya ketika keadaan genting seperti rapat mendadak, atau keadaan perusahaan terkena musibah, sebaiknya hindari dulu keadaan tersebut.

Tunggu sampai keadaan membaik baru kemudian Kamu menyampaikan kabar tersebut. Kemudian, usahakan menyampaikan kabar tersebut tidak pada waktu sebelum atau sesudah meeting, karena pasti atasan sedang fokus dan konsentrasi pada meeting. Sampaikan kabar gembira tersebut ketika waktu santai dan istirahat kerja.

2. Utamakan Beri Kabar Ke Atasan


Usahakan atasan Kamu adalah orang pertama yang Kamu beri kabar kehamilan Kamu. Ini terkait dengan kepercayaan, terlihat sedikit tidak profesional jika atasan Kamu mengetahui kabar kehamilan Kamu justru dari orang lain.

Selain itu, dengan mendahulukan atasan dalam menyampaikan kabar kehamilan, otomatis Kamu memberikan waktu lebih lama pada atasan untuk memikirkan posisi Kamu. Artinya bagaimana kebijakan yang akan diambil atasan terkait kinerja Kamu saat ini karena Kamu sedang hamil juga memerlukan pertimbangan-pertimbangan.

3. Tetap Profesional Bekerja


Memang keadaan seseorang ketika hamil sangat berat, mual, pusing-pusing dan gejala kesehatan yang lain tentu akan berpengaruh terhadap kinerja Kamu. Namun demikian, sebelum Kamu mendapatkan cuti, sebaiknya usahakan tetap bekerja seperti biasa. Bekerjalah se-profesional mungkin, jangan terlalu manja.

Jangan jadikan kehamilan untuk menunda pekerjaan Kamu, jika sekiranya ada pekerjaan fisik yang tidak mungkin Kamu kerjakan, maka Kamu bisa meminta bantuan kepada teman kerja Kamu yang lain. Tidak usah sungkan meminta bantuan, jika memang kondisi Kamu tidak memungkinkan melakukan hal itu.

4. Siapkan Cuti Hamil Agar Maksimal


Ketika Kamu menyampaikan kabar kehamilan Kamu, jangan lupa juga sampaikan rencana jadwal cuti Kamu. Dalam perusahaan, tentu setiap posisi memiliki tanggung jawab masing-masing. Untuk itu, Kamu harus mampu membuat dan merencanakan cuti hamil Kamu dengan cermat dan tepat.

Terpenting adalah meyakinkan diri bahwa Kamu akan kembali bekerja setelah cuti hamil selesai. Sebisa mungkin jadwalkan cuti kerja Kamu pada waktu-waktu yang senggang pekerjaan, namun jika terpaksa tidak bisa, maka sampaikan baik-baik hal tersebut kepada atasan Kamu.

5. Cuti Hamil Tak Akan Buat Kamu Dipecat


Ini sering menjadi kekhawatiran bagi wanita karir yang sedang hamil. Kamu tidak perlu mengkhawatirkan akan hal ini, selama Kamu berpamitan cuti dengan baik kepada perusahaan, tentu perusahaan pun akan bersikap baik pada Kamu. Yang terpenting adalah Kamu harus tetap mampu menjalin komunikasi yang baik dan sehat dengan perusahaan agar hubungan Kamu tetap baik meski Kamu sedang dalam keadaan cuti hamil dan tidak bekerja.

Kekhawatiran Kamu tidak beralasan jika semua proses sudah Kamu jalankan dengan baik. Tinggal sekarang jika Kamu belum cuti kerja, Kamu fokus saja dulu bekerja dan selesaikan pekerjaan Kamu agar ketika masa cuti Kamu datang Kamu tidak terlalu terbebani dengan tanggungan pekerjaan Kamu.

Selasa, 28 November 2017

November 28, 2017

Jenis Persiapan Jelang Salinan

Berbagai macam persiapan jelang lahiran
Berbagai macam persiapan jelang lahiran(Photo: Acha Septriasa)

Hai Bunda - Dokter dapat memprediksi kelahiran anda meskipun demikian ada saja yang lebih awal atau lebih lambat dari prediksi hari lahir yang diberitahukann dokter. Mengingat hal tersebut anda harus mempersiapkan persalinan di usia kehamilan 7 bulan atau memasuki usia 8 bulan. Selain itu yang membuat ibu hamil memiliki mental yang tenang dan persiapan yang matang menjelang persalinan dapat anda kelola dengan baik.

Berikut adalah cara mengelola diri agar ibu hamil siap menjelang persalinan lebih tenang :

1. Persiapan Mental Ibunda


Setelah berkonsultasi dengan dokter kandungan anda mengenai pilihan metode persalinan anda lebih siap dengan segala persalinan pilihan anda. Meskipun anda menginginkan persalinan normal apabila kondusi ibu dan janin tidak mendukung maka persalinan caesar dapat menjadi pilihan. Anda dapat mencari informasi dan berbagi dengan ibu hamil yang telah melakukan pilihan persalinan anda nanti. Setiap persalinan memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga anda dapat lebih siap menjelang persalinan dengan metode pilihan yang anda tentukan.

Persiapan mental dengan pilihan metode persalinan yang tepat akan membantu anda mengusir rasa cemas dan khawatir. Anda mempersiapkan mental dengan mengelola rasa stress dan khawatir yang berlebih bahwa persalinan merupakan proses yang membahagiakan untuk menyambut buah hati anda. Selain itu dukungan dari suami dan keluarga memang sangat dibutuhkan untuk dapat membuat jiwa anda lebih tenang.

2. Menyiapkan Tempat Persalinan Ibunda


Tidak kalah penting ketika memasuki usia kehamilan 7 bulan anda mempersiapkan tempat persalinan yang tepat. Perhatikan jarak tempuh yang antara rumah dengan rumah sakit bersalin sehingga dapat melakukan persiapan. Beberapa rumah bersalin bahkan dapat melakukan reservasi kamar. Sehingga dapat memesan jauh jauh hari untuk mendapatkan kamar yang diingikan. Beberapa ibu hamil justru merasakan dampak pada kondisi psikis yang memburuk karena kondisi ruangan yang tidak sesuai harapan.

3. Perlengkapan Ibunda dan Bayi


Tidak kalah penting dalam mempersiapkan persalinan yang tenang didukung oleh perlengkapan ibu dan bayi. Perlengkapan untuk bayi dapat anda persiapkan 4 minggu sebelum hari kelahiran bayi. Anda dapat membeli pakaian yang sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga : Persiapkan Diri Jelang Lahiran

Pakaian yang dapat membantu anda dengan membeli popok, selimut, tisu, sarung tangan, bantal, kaos kaki, tempat tidur, perlak dan perlengkapan bayi. Bahkan anda dapat menambahkannya dengan keperluan lainnya seperti pompa ASI dan lain-lain. Sedangkan untuk ibu setelah persalinan mempersiapkan pembalut pasca melahirkan, bra khusus untuk ibu menyusui, baju yang berkancing depan atau perlengkapan yang diperlukan sehingga mendukung ibu setelah persalinan.

4. Memahami Tanda Persalinan dan Dukungan dari keluarga Ibunda


Anda dapat memahami tanda-tanda persalinan semakin dekat. Anda dapat mencari informasi dari dokter kandungan atau berbagi dengan ibu yang telah melahirkan sehingga tidak keliru dengan kontraksi yang dialami oleh ibu hamil. Beberapa kontraksi terkadang hanya kontraksi palsu yang membuat ibu hamil menyangka sudah mendekati hari lahir akan tetapi salah bukan kontraksi menjelang persalinan yang di tunggu.

Selain itu dukungan dari keluarga sangat diperlukan menjelang persalinan. Orang terdekat seperti suami adalah orang yang terpenting dalam memberikan dukungan menjelang persalinan. Anda dapat menceritakan kekhawatiran anda kepada suami anda sehingga dapat sharing yang terbaik untuk menemukan solusi yang terbaik.

   

About


Hai Bundaku adalah portal online yang memberikan tips kehamilan, menyusui, bayi, parenting, motherhood sekaligus tempat Bunda berbagi pengalaman.

Newsletter

Artikel Menarik Lainnya

loading...