Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Januari 2019

Januari 30, 2019

Club Med Bali Buka Program Liburan Keluarga


Club Med Bali Meluncurkan Program Liburan Keluarga Menakjubkan untuk Membangun Ikatan Keluarga yang Bermakna

Mengantisipasi meningkatnya kebutuhan keluarga-keluarga generasi baru di seluruh dunia, Club Med, pelopor terkemuka liburan all-inclusive premium, meluncurkan program ambisius dan inovatif yang meredefinisi konsep liburan keluarga untuk tahun-tahun yang akan datang.

Berdasarkan penelitian mendalam di seluruh dunia tentang perilaku perjalanan dan liburan serta motivasi wisatawan milenial, program Amazing Family Club Med akan menyapa Asia dengan Club Med Bali sebagai tujuan berikutnya, menawarkan pengalaman tak terlupakan untuk terhubung kembali dan menciptakan ikatan abadi bersama keluarga.

Sebagai pelopor liburan all-inclusive premium, Club Med memiliki sejarah panjang dalam memberikan pengalaman Perjalanan Transformatif.


Pada tahun 1967, Club Med mengubah pengalaman perjalanan keluarga dengan memperkenalkan Mini Club pertama yang bertujuan memberikan kegiatan liburan yang menarik bagi anak-anak. Program ini telah teruji oleh waktu dan memberi solusi komprehensif liburan keluarga yang mencakup kamar-kamar interkoneksi dan penawaran khusus 'penyambutan bayi'.

Program Amazing Family memperhitungkan kebutuhan yang berkembang dari keluarga milenial yang mendambakan pengalaman perjalanan transformatif yang bermakna yang tidak hanya membawa mereka lebih dekat tetapi memungkinkan mereka untuk tumbuh sebagai individu setelah liburan berakhir.

Amazing Family di Club Med Bali

Mulai 15 Januari 2019, keluarga yang berlibur di Club Med Bali akan bisa berpartisipasi dalam beragam aktivitas menarik yang menawarkan kenangan nan tak terlupakan dan pikiran yang segar saat kembali dari liburan.


Aktivitas yang dikemas dalam program ‘Amazing Family’ ini merupakan bagian dari paket all-inclusive yang ditawarkan raksasa liburan asal Prancis kepada para tamu Club Med Bali. Anda dapat mengharapkan ‘5 Waktu Istimewa’ yang didesain secara khusus bagi pengunjung keluarga agar dapat memberikan kegiatan-kegiatan yang seimbang satu sama yang lain, sehingga pada akhirnya hubungan antar anggota keluarga dapat erat kembali.

Untuk memulai, keluarga dapat menantikan ‘Time To Move’, di mana mereka akan bermain olahraga seperti Soccer Bumper dan Olympic Games yang terdiri atas bermacam kegiatan yang klasik sekaligus inovatif.


'Time To Play' mengajak keluarga untuk memutuskan diri dari perangkat digital dan bersenang-senang sebagai keluarga dengan berbagai kegiatan yang mengaktifkan indera mereka dengan permainan Giant Jenga dan Connect 5. Mereka juga akan belajar menyelaraskan diri dengan alam dan lebih sadar akan kelestarian lingkungan melalui kelas memasak lokal dan membuat kerajinan layang-layang dari bahan yang dapat didaur ulang di 'Time To Care', atau menyibukkan diri untuk mengeksplorasi harta terpendam warisan alam dan budaya Bali di 'Time To Quest', di sini mereka akan berkumpul dengan keluarga lain di Club Med Bali untuk berbagi momen yang luar biasa dan berinteraksi satu sama lain dalam sebuah petualangan perburuan harta digital. Tentu saja, tidak ada liburan keluarga yang lengkap tanpa sebuah perayaan. Di ‘Time To Celebrate’, pengunjung dapat bersenang-senang dalam Warna Keluarga pilihan mereka dan menikmati Pesta Busa, bersama dengan tamu resor lainnya.

Membimbing mereka melalui pengalaman keluarga, Club Med Bali telah menunjuk dua ‘Amazing G.Os yang berdedikasi yang akan membantu dalam hal kerajinan dan memfasilitasi momen keluarga yang berharga dan untuk memperkuat ikatan keluarga.


Rovin Chendriah, Amazing G.O di Club Med Bali mengatakan, “Saya dan tim saya senang menjadi bagian dari program ‘Amazing Family'. Kami telah melihat banyak keluarga menikmati waktu mereka di Club Med Bali dan saya percaya dengan kegiatan baru ini, lebih banyak keluarga akan mendapat manfaat dari ikatan yang lebih kuat dengan keluarga mereka. Kami menantikan untuk mengumpulkan pengalaman-pengalaman ini untuk keluarga dari semua lapisan masyarakat.”

Program ‘Amazing Family’ sangat cocok dengan daya tarik Club Med terhadap demografis pertumbuhan milenial berorientasi keluarga. Berdasarkan survei milenial yang dilakukan oleh Club Med pada pertengahan 2017 di antara 4.500 pelancong milenial di Australia, Singapura, Jepang, dan Korea, perjalanan berorientasi keluarga semakin penting bagi Millenial, bahkan melampaui perjalanan solo, di mana milenial mengindikasikan bahwa mereka lebih banyak bepergian dengan keluarga mereka diikuti oleh pasangan dan kemudian teman. Ini termasuk 32% responden yang menikah tanpa anak, memperlihatkan pada pandangan yang lebih luas di kalangan milenial dari unit keluarga multi-generasi (orang tua, anak-anak dan kakek-nenek) daripada unit keluarga tradisional yang terdiri dari seorang ibu, ayah dan anak-anak. Survei juga menemukan bahwa 44% dari mereka sering bepergian karena keluarga mereka sebagai pendorong utama. Hasilnya memperlihatkan pada atribut-atribut dan perspektif yang berbeda yang unik bagi kaum milenial. Ini adalah kunci Club Med memberikan kondisi ideal bagi keluarga untuk menjalin dan memperdalam hubungan mereka.


“Saya menaruh kepercayaan besar terhadap pentingnya silaturahmi dan pembentukan ikatan yang tak lekang oleh waktu dalam keluarga. Program baru di Club Med Bali ini memberikan arti baru bagi pengalaman liburan keluarga dengan tak sekedar menambah kesenangan, tetapi juga membantu menciptakan kenangan yang akan membekas selama bertahun-tahun. Saya sangat bersemangat untuk menyambut kesuksesan program ini dan tak sabar menunggu kedatangan keluarga dari belahan dunia untuk berbagi pengalaman unik ini bersama,” ujar Xavier Desaulles, CEO of Club Med – East and South Asia Pacific.

Club Med Bali

Matahari, tawa, keramah-tamahan, serta ragam jamuan yang lezat menunggu Anda di tempat yang penuh warna-warna eksotis untuk liburan ala surgawi di Pulau Dewata, Bali. Buka mata Anda untuk melihat pengalaman paling menarik yang Bali dan Club Med Bali tawarkan, maka Anda akan menikmati sebuah hiburan penuh harmoni bagi seluruh keluarga.


Dengan banyaknya aktifitas yang ditawarkan, para tamu dimanjakan dengan pilihan- menyelam ke dalam petualangan luar ruangan dan dapatkan segala kebaikan alam; remajakan tubuh Anda; nikmati cita rasa otentik lokal dan kekayaan seni serta budaya yang Bali tawarkan.

Orangtua yang ingin beristirahat setelah hari yang penuh aktifitas bisa menghabiskan waktu di berbagai macam retret kesehatan yang ada di Club Med Bali, sementara anak-anak bisa bersenang-senang di Kids Club.


Anak-anak yang berusia 2 hingga 3 tahun dapat bersenang-senang di Petit Club Med dengan para G.Os terlatih. Sementara itu, anak-anak muda bisa menikmati aktifitas kreatif seperti seni dan kerajinan tangan, serta seni melukis wajah.

Anak-anak usia 4 hingga 10 tahun bisa bergabung dengan Mini Club Med dalam paket petualangan satu hari yang meliputi permainan beregu dan aktifitas luar ruangan seperti bola voli pantai dan Clean Art Planet yang ramah lingkungan, golf dan signatur Little Circus.


Anak-anak yang lebih dewasa usia 11 hingga 17 tahun bisa mencari teman baru di Junior Club Med dan menikmati olahraga mendebarkan seperti trapeze dan panahan.

Untuk informasi lanjut tentang Club Med Bali, kunjungi Laman Website Ini.

Program Amazing Family di Seluruh Dunia

Di seluruh penjuru dunia, Club Med akan membuka infrastruktur yang sudah disesuaikan untuk menyambut keluarga besar (orang tua, anak-anak, kakek nenek) yang berlibur bersama. Di Musim Dingin 2018-2019, Club Med akan membuka Aquamarina di Club Med Cancun, Meksiko. Wahana ini terdiri dari 60 unit untuk keluarga dan kolam renang yang didesain khusus untuk anak-anak.


Para tamu yang datang ke Club Med Pointe aux Canonniers di Mauritius bisa menikmati kolam renang khusus untuk permainan air, di mana keluarga besar bisa bersenang-senang.

Meniru kesuksesan restoran Grand Massif Samoens Morillon, Bread and Co akan dibuka di Club Med Les Arc Panorama di Prancis, dimana anak-anak bisa mengajak orangtuanya makan malam. Ruang keluarga juga tersedia di sana dan didesain khusus.


Club Med akan menawarkan kegiatan khusus untuk keluarga di beberapa resor, misalnya Club Med Kamarina di Sisilia, Club Med Sanya dan Guilin di China dan Club Med Marrakesh La Palmeraie di Maroko.

Club Med juga menawarkan program Friends Around the World dimana orangtua dan anak-anak bisa berbagi makanan dengan keluarga lain dari kalangan di sekitar resor Club Med – 6 resor di tahun 2018. Program ini akan dilakukan di 10 resor lain di seluruh dunia tahun ini.

Sebagai tambahan, Club Med juga menawarkan layanan keluarga tambahan seperti ruangan yang saling terhubung di resort dan layanan babysitting. Program Club Med Baby Welcome juga tersedia di seluruh resort keluarga di dunia, memudahkan orang tua muda untuk menikmati liburan mereka bersama dengan anak-anak.


Club Med telah bekerjasama dengan perusahaan mobilitas terkemuka Belanda, Bugaboo, untuk menyediakan kereta bayi, begitu juga dengan Bombol, Pop-up booster seat sebagai hadiah untuk waktu bebas-repot di Club Med Bali.

Layanan all in Club Med juga membuat perjalanan dengan bayi dan anak anda menjadi mudah, memberikan waktu yang mewah untuk menciptakan kenangan keluarga yang lebih indah. 

Program Amazing Family juga menjadi finalis untuk “BEST INNOVATION IN SERVICES IN ADDITION TO ACCOMMODATIONS” dalam Penghargaan Hotel Di Seluruh Dunia bulan lalu.

Untuk mengenal lebih dalam akan konsep keluarga, Club Med juga melakukan riset bersama dengan Harris Interactive untuk lebih mengerti kebutuhan keluarga generasi baru, terutama keluarga milenial.

Berdasarkan riset tersebut, milenial mewakili 24% dari populasi Perancis dan pengaruh ekonomi meraka akan lebih terasa – dengan demikian mereka memiliki daya beli yang lebih tinggi. 32% dari responden juga memiliki anak dan mereka menikmati aktivitas sebagai sebuah keluarga.

Liburan juga merupakan hal yang penting bagi keluarga milenial, dengan 25% dari mereka menghabiskan lebih dari 2000 euro per orang setiap liburan. Lebih lanjut, riset juga menunjukkan 26% dari mereka membuat keputusan setelah termotivasi oleh foto-foto indah di tempat destinasi.

Tentang CLUB MED

Club Med, didirikan pada tahun 1950 oleh Gerard Blitz, yang menemukan konsep liburan club all-in, menambahkan aktivitas-aktivitas terutama untuk anak-anak dengan menciptakan Mini Club pada tahun 1967.

Dengan semangat sebagai pelopor, Club Med mencari tujuan dan situs wisata yang luar biasa. Saat ini, Club Med merupakan penyedia paket liburan kelas atas all-inclusive terkemuka di dunia demgam sentuhan Perancis untuk keluarga dan pasangan.


Club Med mengoperasikan hampir 70 resor, dimana 85% diantaranya dinilai sebagai Koleksi Premium dan Eksklusif. Hadir di 30 negara di dunia, Grup ini memiliki karyawan lebih dari 23,000 Gentils Organisateurs (GOs) dan Gentils Employés (GEs) yang mewakili 110 negara.

Kontak Pers Club Med

Debbie Pereira,
Senior Account Manager
Tel: +65 9880 9848
Email: Debbie@righthook.com.sg

Nurhayati Ghani,
Account Executive
Tel: +65 8218 4422
Email: Nurhayati@righthook.com.sg

Selasa, 28 November 2017

November 28, 2017

Jenis Persiapan Jelang Salinan

Berbagai macam persiapan jelang lahiran
Berbagai macam persiapan jelang lahiran(Photo: Acha Septriasa)

Hai Bunda - Dokter dapat memprediksi kelahiran anda meskipun demikian ada saja yang lebih awal atau lebih lambat dari prediksi hari lahir yang diberitahukann dokter. Mengingat hal tersebut anda harus mempersiapkan persalinan di usia kehamilan 7 bulan atau memasuki usia 8 bulan. Selain itu yang membuat ibu hamil memiliki mental yang tenang dan persiapan yang matang menjelang persalinan dapat anda kelola dengan baik.

Berikut adalah cara mengelola diri agar ibu hamil siap menjelang persalinan lebih tenang :

1. Persiapan Mental Ibunda


Setelah berkonsultasi dengan dokter kandungan anda mengenai pilihan metode persalinan anda lebih siap dengan segala persalinan pilihan anda. Meskipun anda menginginkan persalinan normal apabila kondusi ibu dan janin tidak mendukung maka persalinan caesar dapat menjadi pilihan. Anda dapat mencari informasi dan berbagi dengan ibu hamil yang telah melakukan pilihan persalinan anda nanti. Setiap persalinan memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga anda dapat lebih siap menjelang persalinan dengan metode pilihan yang anda tentukan.

Persiapan mental dengan pilihan metode persalinan yang tepat akan membantu anda mengusir rasa cemas dan khawatir. Anda mempersiapkan mental dengan mengelola rasa stress dan khawatir yang berlebih bahwa persalinan merupakan proses yang membahagiakan untuk menyambut buah hati anda. Selain itu dukungan dari suami dan keluarga memang sangat dibutuhkan untuk dapat membuat jiwa anda lebih tenang.

2. Menyiapkan Tempat Persalinan Ibunda


Tidak kalah penting ketika memasuki usia kehamilan 7 bulan anda mempersiapkan tempat persalinan yang tepat. Perhatikan jarak tempuh yang antara rumah dengan rumah sakit bersalin sehingga dapat melakukan persiapan. Beberapa rumah bersalin bahkan dapat melakukan reservasi kamar. Sehingga dapat memesan jauh jauh hari untuk mendapatkan kamar yang diingikan. Beberapa ibu hamil justru merasakan dampak pada kondisi psikis yang memburuk karena kondisi ruangan yang tidak sesuai harapan.

3. Perlengkapan Ibunda dan Bayi


Tidak kalah penting dalam mempersiapkan persalinan yang tenang didukung oleh perlengkapan ibu dan bayi. Perlengkapan untuk bayi dapat anda persiapkan 4 minggu sebelum hari kelahiran bayi. Anda dapat membeli pakaian yang sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga : Persiapkan Diri Jelang Lahiran

Pakaian yang dapat membantu anda dengan membeli popok, selimut, tisu, sarung tangan, bantal, kaos kaki, tempat tidur, perlak dan perlengkapan bayi. Bahkan anda dapat menambahkannya dengan keperluan lainnya seperti pompa ASI dan lain-lain. Sedangkan untuk ibu setelah persalinan mempersiapkan pembalut pasca melahirkan, bra khusus untuk ibu menyusui, baju yang berkancing depan atau perlengkapan yang diperlukan sehingga mendukung ibu setelah persalinan.

4. Memahami Tanda Persalinan dan Dukungan dari keluarga Ibunda


Anda dapat memahami tanda-tanda persalinan semakin dekat. Anda dapat mencari informasi dari dokter kandungan atau berbagi dengan ibu yang telah melahirkan sehingga tidak keliru dengan kontraksi yang dialami oleh ibu hamil. Beberapa kontraksi terkadang hanya kontraksi palsu yang membuat ibu hamil menyangka sudah mendekati hari lahir akan tetapi salah bukan kontraksi menjelang persalinan yang di tunggu.

Selain itu dukungan dari keluarga sangat diperlukan menjelang persalinan. Orang terdekat seperti suami adalah orang yang terpenting dalam memberikan dukungan menjelang persalinan. Anda dapat menceritakan kekhawatiran anda kepada suami anda sehingga dapat sharing yang terbaik untuk menemukan solusi yang terbaik.

Senin, 06 November 2017

November 06, 2017

Langkah yang Harus Dilakukan Saat Anak Lihat Hubungan Seks Kamu dengan Suami

Seks Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto
Seks Atiqah Hasiholan dan Rio Dewanto
Hai Bunda - Segala hal bisa terjadi di luar dugaan. Misalnya aja ketika sedang bercinta, kepergok oleh anak. Hal inilah yang dialami aktris Atiqah Hasiholan dan suaminya Rio Dewanto. Nah, Bunda pernah berada di situasi sama kayak Atiqah Hasiholan?

"Waktu itu saya sedang bercinta dan tiba-tiba anak kami masuk. Mereka membuka pintu dan kami terkejut. Kami cuma bilang 'Hei, ada apa? Apa yang kamu butuhkan?'. Ayah dan ibu perlu untuk tidur siang sejenak," kata Atiqah Hasiholan.

Kata Atiqah, saat itu kedua anaknya kelihatan nggak terlalu ngeh dengan apa yang terjadi. Tapi, untuk Aqtiqah dan Rio Dewanto pastinya itu jadi situasi yang awkward dan cukup 'mengerikan'. Nah, bicara soal ketahuan bercinta oleh anak, ini memang bisa saja terjadi, Bun. Terutama kalau anak masih tidur sekamar sama kita.

Maka dari itu, psikolog anak dan remaja dari RaQQi Human Development and Learning Centre, Ratih Zulhaqqi, sebisa mungkin orang tua mengatur aktivitas bercintanya. Kalau memang kamar sudah terpisah sama anak, usahakan kunci kamar ketika kita sedang bercinta. Atau, ketika anak masih tidur sekamar, atur waktu misalnya di malam hari ketika anak tidur dan kalau perlu, lakukan aktivitas itu di kamar lain, Bun.

"Untuk balita, bisa aja mereka belum ngeh apa yang dilakukan orang tuanya. Tapi ketika mereka melihat, itu bisa tersimpan di memori anak. Makanya, kita perlu hati-hati banget tuh. Cari waktu yang pas juga untuk bercinta. Kalau pas anak lagi ada di rumah, siang gitu, ya baiknya sih jangan ya, he-he-he," tutur Ratih waktu ngobrol sama HaiBunda.

Dikutip dari Men's Health, psikolog anak di Minnesota, Hal Pickett bilang kalau sampai anak bertanya apa yang ayah dan bundanya lakukan, kita bisa memberi tahu mereka kalau ayah lagi menggelitiki bunda, melakukan olahraga baru, atau mencari harta karun di sela-sela tubuh. Gimana kalau anak melihat ayah dan bundanya nggak mengenakan pakaian?

"Jika secara visual anak bisa melihat bagian tertentu tubuh atau mereka berpikir mengapa orang tuanya nggak berpakaian, penting untuk memberi info sesuai umur anak. Katakan saja selesai saling menggelitiki, ayah atau bundanya perlu mandi dan itu sebabnya nggak mengenakan pakaian," ujar Pickett.

Kalau anak udah lebih besar, Bun, mereka juga bisa merasa malu lantas langsung pergi ketika memergoki orang tuanya bercinta. Dalam situasi kayak gini, esok harinya Pickett menyarankan ajaklah anak ngobrol dan kasih penjelasan. Misalnya, hubungan seks wajar dilakukan oleh dua orang dewasa yang saling mencintai dan sudah menikah. Di momen seperti ini, orang tua dan anak juga bisa berdiskusi soal seks lho.

Selasa, 31 Oktober 2017

Oktober 31, 2017

Soal Naluri Keibuan

Sherlyn Male Indonesia
Photo by Male Indonesia
Hai Bunda - Sesuai dengan judul, apalagi yang dicurhatin perempuan yang baru menikah kecuali curhatan naluri keibuannya. Yap.. kehamilan. Pasalnya, setiap bertemu orang pasti yang ditanyakan "dah isi belum?" (what the meaning of 'isi' ? Isi nasi? hehe) ya itulah, dah ada dede belum dalam perut ibu?

Hmm.. Secara kasat mata satu dua orang bertanya seperti itu ga apa-apa. Kalo setiap ketemu orang, cape mikirnya. Lho koq dipikir. Iya, apa ga ada pertanyaan lain selain itu? Secara tidak sadar pertanyaan mereka akan terbawa terus keseharian. Yang ada malah timbul rasa iri melihat perempuan lain yang lagi hamil, melihat ibu lain yang menggendong anaknya. Kapan ya saya punya momongan? Yang berujung jadi kesedihan.

Bukan tidak mungkin pertanyaan-pertanyaan dari orang-orang sekeliling membuat penat dua orang insan yang baru berumah tangga. Manalagi beberapa di antara mereka dengan santainya tanpa merasa bersalah (bahkan aku bilang secara tidak langsung melupakan satu hal, apa itu?) "lembur donk.. Biar hasil" atau yang lain bilang "minum ini.. Minum itu.. Biar...."
Whatever...

Aku menghela napas. Manalagi membaca tulisan bang achoer di MyQ. Menunggu bulan. Yup! Bagi pasangan suami istri yang ingin punya momongan, menatap kalender bukan cuma nunggu tanggal gajian. Tapi nunggu juga tanggal si tamu datang ga ke istrinya. Jika dia datang, suami akan bilang, nunggu bulan berikutnya. Jika telat, dag-dig-dug hati keduanya. Cuma telat sesaat ataukah...?

Pelipur laranya, saat seorang ustadz memberikan tausiyahnya untuk menyibak kegalauan hati sepasang insan itu. Apa kata beliau? "anak itu bukan bikinan istri. Anak bukan buatan suami. Bukan bikinan suami istri. Anak adalah Allah yang memproduksi.

Lingkungan seakan mendramatisir kalo belum punya anak orang tuanya ga bisa bikin. Lha emangnya si ibu yang bikin? Ibu mah bisanya bikin masakan. Kalo si ibu yang bikin, request lah si ayah. Kata si ibu terserah yang bikin.

Si ibu nge fans sama Tao Ming Tse (bener kaga ya nulisnya) dibikin kek gitu. Atau demen banget sama Aishwarya Ray, dibikin kek gitu. Atau kalo si ayah yang bikin pengennya botok (apaan sih) dibikinlah kek bla..bla..bla..

Pertanyaannya Apa bisa? Kalo bapa or ibunya yang bikin atau kedua-duanya yang bikin bukan tidak mungkin di dunia ini semua orang pengen bikinnya yang cantik dan ganteng. Lha si ibu bikin kue aja kadang-kadang bantet. Masak aja kadang-kadang keasinan. Apa bisa kalo bikin anak?

Nah itulah.. Anak bukan ciptaan or bikinan emak bapaknya. Anak ciptaan Allah, Allah yang bikin. Lupa bagaimana penciptaan manusia? Lupa bagaimana penciptaan nabi Adam As? Allah ciptakan manusia dari tanah.

Kemudian ditiupkan ruh ke dalamnya, dititipkan di rahim seorang perempuan. Allah lah yang Maha Berkehendak. Kehendaknya menciptakan seperti apa? Kehendaknya menciptakan untuk siapa dan kehendaknya pula kapan dititipkan.

Jadi, Allah Maha Tahu waktu yang tepat untuk pasangan menerima amanah dari Allah itu. Sering, ini yang kita lupakan. Naudzubillah...

Seperti ada teman si abang yang bilang "Santai aja. Nti juga waktunya dikasih ma Allah mah bakalan dikasih. Sekarang mah disuruh pacaran dulu. Saya aja 3 tahun baru ada"

Kata-kata seperti itu jarang aku temui keluar dari orang-orang terdekat. Yang ada malah untuk guyonan. Waah.. Suaminya ga greget nih. Bla..bla..bla..

Robb.. Terima kasih atas bimbingan Engkau hingga menguatkan aku dan suamiku. Terima kasih karena masih ada di sekelilingku orang yang tidak kufur akan nikmat-Mu lantas mengesampingkan Engkau dengan kembali ke akal mereka.

Robb.. Kami percaya bahwa Engkau Maha Tahu kapan saat indah Engkau percaya mengamanahkan buah hati kepada kami seperti kami percaya saat indah itu tiba saat kami menunaikan sunnah Rosul-Mu yang penuh perjuangan itu. Seperti saat ini Ya Allah..

Perjuangan tak terhenti, do'a terjalani, dan keyakinan tumbuh di dasar hati kami. Kami serahkan urusan ini pada-Mu. Kami hanyalah makhluk-Mu yang lemah. Yang hanya bisa ikhtiar & do'a namun hasilnya ada pada-Mu. Robb.. Kuatkan, sabarkan dan ikhlaskan kami atas segala ketentuan-Mu.

Senin, 30 Oktober 2017

Oktober 30, 2017

Pentingnya Zat Besi Untuk Si Buah Hati

Pentingnya Zat Besi Untuk Anak - Hai Bunda Ku
Pentingnya Zat Besi Untuk Anak
Hai Bunda - Zat besi jadi salah satu mikronutiren yang penting untuk tumbuh dan kembang anak. Sayangnya, kecukupan zat besi nggak jarang terabaikan ketika orang tua memberi asupan makanan untuk si kecil.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan kebutuhan zat besi bayi usia 6-12 bulan adalah 11 mg per hari, sedangkan anak umur 1-3 tahun (batita) butuh zat besi lebih sedikit, yaitu 7 mg per hari. Nah, Bun, ASI cuma memenuhi 0,3 mg zat besi per hari. Sehingga, sisa kebutuhan zat besi si kecil perlu dipenuhi lewat asupan makanan sehari-hari

"Zat besi penting untuk pembentukan sel, termasuk pembentukan sel darah merah. Sehingga, sirkulasi darah lebih maksimal. Sel darah merah ini kan membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke otak," kata dr Caessar Pronocitro MSc, SpA ditemui usai Cerita Bunda yang digelar HaiBundaKu bersama Morinaga Platinum di Harlequin Bistro, Kemang, Jakarta Selatan.

Nah, dalam jangka panjang, anak yang kekurangan zat besi IQ-nya 12,9 poin lebih rendah di bawah anak yang nggak kekurangan zat besi. Saat ini terjadi, apa efeknya, Dok? Kata dr Caessar, kondisi ini bakal berefek ke kecerdasan dan konsentrasi anak. Nggak cuma itu, anak juga jadi gampang lelah. Alhasil, aktivitasnya kurang karena dia nggak seaktif anak lain.

"Efeknya lebih luas karena zat besi dibutuhkan untuk metabolisme tubuh kita," tambah dokter yang berpraktik di RSPI Bintaro dan RS Sari Asih Ciputat ini. dr Caessar bilang, daging jadi sumber makanan yang kaya akan zat besi. Tapi, kalau ada kendala seperti finansial, memberi hati baik itu hati ayam atau sapi juga nggak masalah kok, Bun.

Nah, menurut IDAI, banyak banget bahan makanan di sekitar kita yang kaya akan zat besi. Sayuran berdaun hijau seperti selada air, kangkung, brokoli, bayam hijau, buncis dan kacang-kacangan kaya akan zat besi lho. Selain itu, bahan makanan hewani seperti daging merah dan kuning telur juga kaya zat besi dan lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan sumber nabati.

"Dalam proses pengolahan bahan makanan, sangat perlu diperhatikan pengolahan yang baik dan benar sehingga kandungan zat makanan misalkan zat besi tidak berkurang dari bahan makanan tersebut. Usahakan anak banyak mengonsumsi makanan yang kaya zat besi untuk mencegah anemia defisiensi besi," tulis IDAI dalam situs resminya.

   

About


Hai Bundaku adalah portal online yang memberikan tips kehamilan, menyusui, bayi, parenting, motherhood sekaligus tempat Bunda berbagi pengalaman.